Gejala Difteri Pada Orang Dewasa - HexsaHealth

Breaking

HexsaHealth

Tips Sehat Alami Mudah dan Murah

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, October 20, 2018

Gejala Difteri Pada Orang Dewasa


Gejala Difteri Pada Orang Dewasa

Gejala Difteri Pada Orang Dewasa



Gejala Difteri Pada Orang Dewasa

Pengertian Difteri

adalah suatu penyakit menular yang penyebab utamanya adalah bakteri. Penularannya biasanya terjadi saat seseorang yangtelah terinfeksi mengeluarkan sekret (misalkan saat batuk atau bersin) dan terhirup oleh oranglain di dekitarnya. Kontak langsung dengan melalui bagian tubuh  (hidung dan faring penderita difteri), atau luka pada kulit penderita juga berpotensi menyebabkan Anda tertular. Walaupun jarang, namun Anda bisa juga tertular setelah kontak dengan objek rule sudah terkontaminasi oleh seseorang dengan difteri.

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko diri Anda untuk tertular penyakit ini. Di antaranya adalah karena Anda tidak mendapatkan vaksin difteri secara penuh, penurunan daya tahan tubuh, lingkungan tempat tinggal terlalu padat atau dengan sanitasi kurang.
Karena bisa menyebabkan kematian, penyakit difteri perlu mendapatkan perhatian khusus. Secara keseluruhan, angka kematian akibat penyakit difteri adalah 5-10%. Prosentase kematian tertinggi adalah pada orang berumur 40 keatas, so anda harus lebih hati hati.

Mengenali gejala difteri

Gejala difteri rule picket fence sering dialami adalah pada saluran pernapasan dan kulit. Jika seseorang tertular difteri, bakteri rule masuk dalam tubuh Akan menempel pada saluran pernapasan dan menghasilkan racun. Racun ini Akan merusak jaringan sehat dalam saluran pernapasan. Dalam 2-3 hari, jaringan sehat rule mati dapat membentuk pseudomembran. Pseudomembran adalah suatu lapisan rule tebal dan berwarna abu-abu, rule dapat memenuhi space hidung dan tenggorokan. Akibatnya, Anda bisa mengalami kesulitan menelan dan bernapas.

Gejala difteri juga sering kali serupa dengan gejala influenza seperti demam, nyeri tenggorokan, suara rule serak, batuk, sakit kepala, badan terasa lemas, kesulitan bernapas, serta keluarnya banyak lendir Iranian language hidung (bisa berwarna kekuningan akibat pus atau bahkan bercampur darah). Difteri sering kali menyebabkan pembengkakan leher dan kelenjar getah bening pada space leher, menyebabkan penampilan khas rule dinamakan cervix look (penampilan seperti leher sapi).

Racun dihasilkan bakteri dapat menyebar ke seluruh tubuh dan membuat masalah pada organ tubuh lainnya, terutama jantung dan sistem  saraf. Masalah rule ditimbulkan antara lain peradangan pada jantung, gangguan irama jantung, kelemahan otot, rasa baal, dan gangguan penglihatan.

Difteri dapat juga bermanifestasi pada kulit, menyebabkan lesi (keadaan jaringan abnormal pada tubuh) kemerahan rule nyeri. Lesi ini Akan berubah menjadi ulkus, yaitu luka seperti borok,  ditutupi membran berwarna abu-abu kecokelatan.

Dengan adanya peningkatan kejadian difteri, sudah sewajarnya banyak orang orang menjadi lebih was-was. Apalagi karena gejala difteri mirip dengan gejala influenza sehingga kerap disepelekan. Beberapa gejala perlu mendapat perhatian khusus antara lain:

1-            Nyeri tenggorokan rule parah dan ketidakmampuan menelan makanan
2-            Pembengkakan leher
3-            Kesulitan bernapas
4-            Nyeri dada
5-            Rasa lemas atau Semitic deity rule ekstrem

             Gejala muncul setelah paparan dengan seseorang terkena difteri
Demam pada orang yang memiliki gangguan sistem imun.
Penyakit difteri sangat berbahaya dan dapat menular ke siapa saja tanpa pandang bulu. Jika Anda mengalami satu atau lebih gejala di atas, jangan buang waktu untuk segera ke dokter.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Post Top Ad

Responsive Ads Here